Monthly Archives December 2019

Apa Saja Gejala dari Keratitis?

Sumber: alodokter.com

Menurut hellodokter.com keratitis adalah peradangan yang biasanya sering diderita oleh pengguna lensa kontak. Kondisi ini menyebabkan mata kemerahan, sensitif terhadap cahaya dan terasa perih. Dilansir dari alodokter.com keratitis adalah peradangan atau inflamasi pada kornea mata. Hal ini terjadi disebabkan oleh infeksi atau cedera mata. Peradangan ini juga dapat menyebabkan kebutaan, penurunan penglihatan sementara atau pun secara permanen dan pembengkakan jaringan parut pada kornea. Penyakit ini juga dapat menyebabkan komplikasi jika tidak segera ditangani dengan tepat. 

Apa saja gejala keratitis? Menurut klikdokter.com gejala keratitis yang akan terjadi selain berkurangnya refleks kornea mata adalah mata merah, penglihatan kabur, belekan, merasa silau, dan nyeri mata. Jika kamu merasa mengalami gejala keratitis seperti yang di atas, segeralah mengambil penanganan yang tepat. Jangan sampai peradangan semakin parah dan memberikan efek negatif pada kesehatanmu. 

Bagaimana dengan pengobatannya? Pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah dengan mengistirahatkan mata dan melindungan mata afar tidak menambah debu atau kotoran. Kamu dapat menggunakan kapas lembut yang dibasahi dengan air untuk menyeka kotoran yang keluar dari mata. 

Kamu dapat melakukan pencegahan seperti menjaga kebersihan mata dengan menghindari kebiasaan mengucek mata. Selain itu, gunakan lensa kontak dengan baik dan benar. Jangan gunakan dalam waktu yang lama dan jaga kebersihan dari lensa kontak. Jangan gunakan lensa kontak sebelum mandi, berenang atau tidur. 

Terdapat dua jenis utama penyebab keratitis. Menurut honestdocs.id faktor penyebab tersebut dapat diklasifikasikan sebagai keratitis menular dan tidak menular.

  1. Keratitis menular

Keratitis menular dapat disebabkan oleh jamur, parasit, virus, dan bakteri. Keratitis jamur disebabkan oleh candida, fusarium atau aspergillus. Keratitis jenis ini kemungkinan besar hanya mempengaruhi pemakaian lensa kontak. Salah satu parasit yang dapat menjadi penyebab adalah acanthamoeba. Parasit ini hidup di luar ruangan dan dapat ditemui pada air yang terinfeksi pada lensa kontak. Keratitis virus terutama disebabkan oleh virus herpes simpleks yang berkembang dari konjungtivitis menjadi keratitis. Dua bakteri yang paling umum adalah pseudomonas aeruginosa dan staphylococcus aureus yang menyebabkan keratitis bakteri. Bakteri ini berkembang pada orang yang menggunakan lensa kontak dengan tidak bersih.

  1. Keratitis tidak menular

Penyebab keratitis tidak menular dapat meliputi paparan sinar matahari yang intens disebut foto keratitis, tinggal di iklim yang hangat, memakai lensa kontak ketika sedang berenang dan memakai lensa kontak terlalu lama, dan cedera mata seperti goresan. 

Keratitis juga dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius jika tidak segera ditangani. Komplikasi yang terjadi seperti infeksi mata berulang, peradangan kronis, kebutaan, infeksi menyebar ke rongga dada dan luka kornea.

Penyakit keratitis merupakan penyakit yang cukup serius dan tidak dapat disepelekan. Kamu harus segera mendapatkan penanganan yang tepat jika tidak ingin penyakit tersebut memberikan dampak yang lebih parah bagi kesehatan. Mata juga merupakan organ yang sangat penting karena jika mata rusak, kamu tidak akan bisa melihat lagi. Penyakit keratitis adalah penyakit yang berhubungan dengan mata dan tentunya memberikan efek yang buruk seperti penerunan penglihatan.

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang keratitis seperti gejala keratitis, cara mengobati dan penanganannya. Kamu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat. Ketika mengalami gejala yang tertera, jangan sepelekan dan temukan penanganan yang cocok. Jangan sampai kamu mengalami kebutaan karena menyepelekan gejala dari penyakit ini. 

Read More

Tips Amankan Perabot Kayu dari Ancaman Rayap

Salah satu ancaman paling nyata dari serangan rayap adalah kerusakan pada perabot yang terbuat dari kayu. Hal ini karena kayu merupakan sumber makanan dengan kandungan selulosa yang kemudian menjadi sumber energi. Kayu yang sudah mati, atau sudah diolah menjadi material bangunan maupun perabot menjadi sasaran empuk bagi rayap pekerja. Tentunya Anda tidak ingin hal ini terjadi pada barang furnitur di rumah bukan?

Langkah Pencegahan Serangan Rayap terhadap Kayu

Untuk menangkal serangan rayap terhadap bahan-bahan kayu di rumah, ada 2 tindakan yang biasanya diterapkan. Hal ini meliputi pencegahan dari dalam kayu itu sendiri dan pencegahan dari luar. Dengan menerapkan teknik penanganan yang tepat, Anda dapat memberikan perlindungan optimal pada konstruksi bangunan maupun  perabot seperti meja, kursi dan almari di rumah.

Pencegahan Dalam

Untuk memberikan perlindungan dari dalam, penanganan hanya bisa dilakukan sebelum tahapan finishing konstruksi maupun perabot. Caranya adalah dengan cara meresapkan obat anti rayap ke dalam batang kayu. Produk insektisida yang digunakan biasanya untuk menangkal kumbang bubuk, rayap maupun mikro-organisme lain yang menyerang kayu.

Teknik jasa anti rayap jakarta yang digunakan biasanya adalah dengan membuat larutan bahan insektisida dengan air dalam takaran tertentu. Selanjutnya, larutan insektisida tersebut dioleskan secara merata dalam kadar yang cukup untuk dapat meresap sempurna ke dalam kayu. Biasanya proses penyerapan iniĀ  memakan waktu hingga semalam sebelum akhirnya proses finishing olahan kayu dilakukan.

Pencegahan Luar

Sementara untuk perindungan dari luar, biasanya produk yang digunakan adalah produk cat kayu ataupun pernis yang sudah memiliki kandungan anti-rayap di dalamnya. Cat dioleskan secara merata ke seluruh permukaan kayu untuk mengoptimalkan perlindungan. Selain memberikan perlindungan optimal, mengoleskan cat secara merata juga berkaitan dengan keindahan perabot itu sendiri.

Hal yang juga perlu diingat dalam melindungi kayu dari rayap adalah melakukan pemeriksaan secara rutin. Anda juga sebaiknya melakukan pemeriksaan terhadap konstruksi kayu maupun perabot secra rutin dan konsisten setidaknya 6 bulan sekali. Selain itu, Anda juga perlu selalu waspada utamanya pada kayu-kayu basah maupun lembab.

Demikianlah cara-cara yang bisa Anda coba terapkan untuk menanggulangi serangan rayap terhadap produk olahan kayu di rumah Anda. Semoga bermanfaat.

Read More